Mengapa Musim Hujan Cuaca Tambah Panas

Pernahkah anda menyadari bahwa saat musim hujan terutama  ketika cuaca sedang mendung, udara justru terasa lebih panas dari biasanya. Jika panas umumnya hanya terasa saat kita tersengat langsung sinar matahari, saat mendung udara masih terasa panas bahkan ketika saat berteduh atau berada dalam ruangan. Mengapa hal ini bisa terjadi? Berikut penjelasannya.

Bukan Musim Panas

Pertanyaan bernada heran tentang mengapa cuaca di musim hujan tambah panas umumnya muncul karena kesalahanpahaman mendasar tentang iklim di Indonesia. Banyak orang yang salah mengira bahwa di Indonesia ada 2 musim, yaitu musim hujan dan musim panas. Hal tersebut keliru, karena Indonesia tidak mengenal yang namanya musim panas. Musim panas itu ada di daerah subtropis yang mengenal 4 musim (musim dingin, semi, panas, dan gugur), sedang di Indonesia yang ada adalah musim hujan dan musim kemarau.

Musim kemarau di Indonesia adalah musim dimana angin bertiup dari wilayah Australia yang bergurun sehingga di musim kemarau udara memiliki kelembapan yang rendah begitu dan hal tersebut berdampak pada curah hujan yang rendah pula (kurang dari 60mm per bulan). Jadi musim kemarau identik dengan udara yang kering, bukan udara yang panas.

Musim Hujan Memang Lebih Panas

Beberapa dari anda mungkin masih ragu mana yang lebih panas, antara suhu udara saat musim hujan atau saat musim kemarau. Karena itu mari lihat data statistik berikut.

Grafik Data Curah Hujan di Kota Klungkung Bali Setiap Bulannya

Grafik Data Suhu Udara di Kota Klungkung Bali Setiap Bulannya

Di kota tempat saya bekerja yaitu Klungkung, curah hujan tinggi (musim hujan) terjadi di bulan November sampai April, begitu pula dengan suhu udara dimana pada bulan tersebut suhu berkisar antara 26-30° Celsius, sebaliknya di musim kemarau dimana curah hujan rendah yaitu pada bulan Mei sampai Oktober justru suhu udara lebih rendah dimana paling rendah terjadi di bulan Juli sampai September yaitu berkisar antara 25-28° Celsius. Jika mengecek kota-kota lain di Indonesia, hasilnya juga relatif sama, dimana pada saat curah hujan tinggi suhu udara cenderung naik atau lebih panas.

Hubungan Curah Hujan dan Suhu Udara

Dari data statistik jelas terlihat bahwa ada korelasi antara curah hujan dan suhu udara, lantas bagaimana penjelasannya? Mengapa suhu udara lebih tinggi saat curah hujan tinggi? Jawabannya adalah karena “kelembapan udara” alias tingkat kandungan uap air dalam udara. Karena kelembapan udara adalah tentang banyaknya air, maka penjelasan ini pun erat kaitannya dengan sifat-sifat air.

Sebagai materi, air dalam udara memiliki kemampuan untuk menyerap panas. Udara memiliki jarak partikel yang renggang, sehingga sebagian besar sinar matahari yang masuk akan diteruskan. Semakin banyak dan rapat partikel dalam udara, maka semakin banyak sinar yang diserap, dan semakin panas pula udara tersebut. Karena uap air termasuk partikel dalam udara, maka kandungan uap air pun memberi pengaruh terhadap banyaknya panas matahari yang diserap.

Info:
Ini juga menjelaskan mengapa udara di dekat permukaan (dataran rendah) lebih panas dibanding udara di ketinggian, karena tekanan udara membuat partikel udara di permukaan lebih rapat dan mudah menyerap panas. Juga menjelaskan mengapa daerah yang berpolusi lebih panas, karena partikel debu polusi ikut berkontribusi menyerap panas matahari.

Selain kemampuan menyerap panas, sifat air yang lain adalah kemampuannya dalam mempertahankan suhu. Air memang lambat menyerap panas namun memiliki kemampuan mempertahankan panas dalam waktu yang cukup lama. Ini artinya ketika udara dengan kelembapan tinggi terus menerus mendapatkan sinar matahari maka panas baru yang masuk akan terakumulasi dengan panas yang masih dipertahankan sehingga membuat suhu udara semakin tambah panas. Bukan hanya itu, karena kemampuan menjaga suhu ini maka panas udara tidak hanya berlangsung di siang hari namun juga bisa di malam hari. Untungnya di Indonesia mendung dan kelembapan udara yang tinggi sering berakhir dengan hujan. Air hujan dingin karena sebelumnya berada di ketinggian akan turun dan hal tersebut menyebabkan suhu udara di permukaan ikut turun juga.

Mungkin Anda juga menyukai