Hoax Video Tentara Afrika Yang Kebal Peluru

Sempat viral sebuah video yang memperlihatkan seorang kulit hitam berpakaian tentara yang menembakkan senjata ke arah mulutnya beberapa kali dengan beberapa tipe senjata yang berbeda, mulai dari AK47, M16, sampai pistol. Ajaibnya orang tersebut bukan hanya masih hidup malah masih kondisinya segar bugar bahkan masih bisa berbicara normal. Berikut videonya:

Klaim luar biasa membutuhkan pembuktian yang luar biasa. Sayangnya, seperti biasa, klaim luar biasa seperti model ini seringkali minim keterangan. Tidak ada penjelasan orang tersebut merupakan tentara dari negara Afrika mana, kejadiannya kapan, dan untuk tujuan apa video itu dibuat. Hal ini tentu saja mencurigakan, dan bagi saya tidak perlu cara luar bisa untuk membuktikan bahwa keajaiban di video itu cuma trik biasa saja.

Tidak ada peluru keluar dari mulut

Bila diperhatikan tidak ada bagian di video itu yang memperlihatkan bekas peluru yang keluar dari mulut orang tersebut, yang keluar hanya ludah dan darah. Bagian yang terlihat di awal video (sekitar detik ke 7) tidak terlihat sebagai sebuah benda yang sempat keluar dari mulut orang tersebut.

Minim recoil

Sesuai Hukum Newton III, maka setiap peluru yang terlempar dari senapan akan menghasilkan gaya dorong ke belakangan dengan sama besar. Gaya dorong senapan ke belakang dari hasil kegiatan menembak ini disebut dengan istilah recoil. Nah, semakin besar energi kinetik peluru maka semakin pula recoilnya, sebaliknya jika recoilnya kecil maka energi kinetik peluru juga kecil.

Recoil pasti dihasilkan oleh semua senapan, dan ini menjadi alasan mengapa orang sulit menembak tepat sasaran. Anehnya, di video tersebut terlihat hampir tidak ada recoil. Orang di video tersebut bisa dengan santainya menembakkan senjata ke mulutnya dengan posisi memegang senjata yang tidak lazim tanpa membuat senjata itu terlempar atau berguncang. Itu sebenarnya merupakan tanda bahwa energi kinetik dari peluru senapan itu sangat minim.

Jadi Triknya Bagaimana?

Tidak ada peluru yang keluar dari mulut orang tersebut ditambah dengan minimnya recoil yang dihasilkan senapan, maka bisa dipastikan bahwa yang ditembakkan ke mulut orang tersebut sebenarnya hanya angin oleh orang di video itu hanya angin

Peluru itu terdiri dari dua bagian:

  1. Proyektil
    Yaitu bagian ujung peluru yang nantinya akan keluar dari moncong senapan.
  2. Selongsong
    Bagian peluru yang bentuknya silinder, digunakan sebagai tempat menaruh mesiu. Ketika peluru ditembakkan, bagian ini lah yang meledak dan mendorong proyektil keluar dari moncong senapan.

Nah, berdasarkan bahannya proyektilnya, peluru bisa digolongnya menjadi beberapa jenis. Jika proyektil yang digunakan berbahan logam yang ujungnya tajam maka pelurunya disebut peluru tajam, jika proyektilnya terbuat dari timah maka pelurunya disebut peluru timah, jika proyektilnya berbahan karet maka pelurunya disebut peluru karet.

Berdasarkan video tersebut, bisa dipastikan bahwa pelurunya sama sekali tidak menggunakan proyektil, dan peluru jenis ini disebut peluru hampa. Bagian yang terlihat di awal video (detik ke 7) itu adalah selongsongnya saja, sementara proyektilnya tidak ada,

Peluru hampa bukan berarti aman sama sekali, karena peluru tetap meledak dan angin yang didorong ke moncong senapan juga keras. Sekalipun tidak mungkin menyebabkan kematian, tapi jika jaraknya dekat tetap bisa menyebabkan luka.

Di video terlihat bahwa orang tersebut sempat memuntahkan darah, kemungkinan ada bagian dalam mulut yang luka, dan tersebut baru terjadi ketika senapan yang digunakan adalah pistol. Luka akibat pistol jelas lebih mungkin terjadi ketimbang ketika dia menggunakan senapan laras panjang, itu terjadi karena jarak ledakan peluru dengan moncong pada pistol lebih dekat dibanding jarak ledakan dengan moncong pada senapan laras panjang.

Mungkin Anda juga menyukai